Data Buku Judul : Dikuasai Kata-Kata: Kumpulan Esai Bahasa Penulis : Achmad San Tahun : 2021 Penerbit : DIVA Press Jumlah Halaman : 128 hlmn Sesuai dengan judulnya “Dikuasai Kata-Kata: Kumpulan Esai Bahasa”, buku ini mulanya …
Read more »sumber: pinterest Bagi warga Kaliwungu Mbah Lurah memang terlihat aneh. Tak jarang ia ditemukan berseragam rapi sambil menggayuh sepeda selayaknya perangkat desa yang hendak berangkat kerja. Di hari lain, Mbah Lurah akan menyamakan pakaiannya dengan orang-orang yang suka ngamen di pinggiran kota. Selain suka bergonta-ganti gaya pakaian, keberadaan Mbah Lurah memang…
Read more »Sumber:Pinterest Di gardu arah masjid, tampak Mbah Sunah menghembuskan asap rokonya dengan menenteng dua kantong plastik putih yang berisikan nasi berkat yang akan ia bawa di acara nanti. Terbangnya asap rokok lamat-lamat membuat ia kembali mengingat kejadian dua tahun lalu. Di teguknya habis arak satu botol sambil melintas di depan masjid ketika warga sedan…
Read more »Terbaca dari sampul depan, buku ini memang sudah menampar. Tentu sakit sekali tamparan katanya, ketika mendapati diri sebagai perempuan akan tetapi -belum,tidak, masa bodoh- terhadap hitungan darah haid pada setiap bulannya. Tujuh tahun yang lalu dalam sebuah acara di pondok, ustaz saya menuturkan perihal keistimewaan orang-orang yang suka melantunkan selawat kepad…
Read more »AKHIR PENJANTANAN DUNIA , merupakan buku nonfiksi yang diawali dengan bagaimana 'laki-laki' menyematkan ke alam bawah sadar masyarakat terkait 'kejantanan' yang ia bangun di atas kedudukan perempuan. Perempuan yang awal mula didewikan dan diagungkan sebab ditemukannya kekuatan gaib dalam diri perempuan, diam-diam menjadikan laki-laki cemburu terhadap…
Read more »sumber:pinterest Selepas asar Pak Hari menanyakan keberadaan Saikun kepada Pak RT. Sejak tadi saikun memang meminta izin ke kota untuk mengambil takjil pesanan Pak RT. Tapi sampai sore ini Saikun belum juga menampakkan diri di masjid. “Pesen apa sih Te.” “Tunggu saja. Nanti juga tahu sendiri, pokoknya di desa ini gak ada yang jualan.…
Read more »sumber:pinterest Dari arah Barat Saikun bergegas menuju emper rumah Pak RT. Dua tiga kali ketukan, tidak ada sautan dari dalam. Ia bergerak menuju halaman samping, diintipnya melalui jendela. Rumah itu masih sepi. Raut wajah Saikun mulai gelisah dengan sesekali melihat undangan yang ada di gengamannya. “ Kulo nuwunn, Pak RTEEE,” Saikun memanggil dengan sedikit kencan…
Read more »